Rahmat: Iraha rek alakurna nya?Dini : Nya engek we mun urang nikah, kang…Rahmat: Lila keneh atuh, pan iteungna ge kuliah keneh dua taun deui…Dini : Katambah deui ayeuna rek pemilu kuwu. Beuki angot. Itu ieu nganggap satru. Lieur Iteung mah…Rahmat : Sarua, akang ge lieur, Nyi…
-
Catatan Proses Kreatif SICK-LUS
Memilih berkiprah di ranah teater harus benar-benar timbul dari hati yang jujur, ikhlas untuk terus berproses. Untuk terus dan terus menghidupkan bumi kita. Panggung kita. Pada garapan Sick-Lus ini, 85% dari para pemain merupakan benih-benih baru, mereka adalah anggota Teater Awal ke-27 yang bulan November 2014 kemarin dilantik menjadi anggota Teater Awal.
Mereka seperti keajaiban yang hadir pada kegersangan tanah kami, rumah kami, mereka datang dengan memberi semangat dan berjuta-juta harapan. -
Mau Dikemanakan Proses Kami?
"Hasil tidak akan jauh berbeda dari proses, dan proses pun tidak akan mendustakan hasil". Itulah kalimat yang sering ditanamkan kepada insan-insan seni teater, begitu juga Teater Awal Bandung, salah satu unit kegiatan mahasiswa Universitas Islam Negeri Bandung. Tidak ada proses yang di lakukan dengan main-main, meski berteater sejatinya ialah bermain, tapi dalam tahapan yang lebih serius. Karena proses itu sendiri yang bisa menunjukan eksistensi kami, Teater Awal Bandung dengan karya-karya kami.
-
Teater Awal Bandung- Semangat Berkarya Tak Lekang oleh Fasilitas
UIN Sunan Gunung Djati Bandung atau biasa di kenal sebagai UIN Bandung, saat ini sedang mengalami perbaikan pembangunan. Proses yang memakan waktu tersebut mengakibatkan banyaknya bangunan yang diruntuhkan dengan alasan akan dibangun yang lebih baru dan lebih megah. Tapi, semua hal didunia ini tak luput dari proses dan dalam proses menuju kesana tentu juga tidak luput dari pengorbanan. Salah satu bentuk pengorbanan adalah kurangnya bangunan yang seharusnya menjadi tempat beberapa kegiatan mehasiswa. Sehingga itu bisa menghambat kinerja mahasiswa.
Rabu, 18 April 2012
Senin, 16 April 2012
Kacapit kubulu paré, bulu paré seuseukeutna
(Tongtolang Nangka)
Karyana: Drs. Karyana kudu ganti baju. Teu sudi teuing kudu sarua jeung baju si Suminta!
Rahmat : Iraha rek alakurna nya?
Dini : Nya engek we mun urang nikah, kang…
Rahmat: Lila keneh atuh, pan iteungna ge kuliah keneh dua taun deui…
Dini : Katambah deui ayeuna rek pemilu kuwu. Beuki angot. Itu ieu nganggap satru. Lieur Iteung mah…
Rahmat : Sarua, akang ge lieur, Nyi…
Dunia modern; cara pandang dan wawasan, menjadi titik tolak dalam naskah tersebut. Tradisi yang mulai diselaraskan dunia modern, seperti halnya pandangan tentang demokrasi. Maka dari itu, dalam Satru tersebut, suspense dan realitas imajinatif menjadi pelengkap. Dengan epilog yang sederhana, inilah indentitas kita, identitas masyarakat Sunda pasca reformasi 98, pasca kedatangan demokrasi. Saya rasa, pementasan Satru ini tidak hanya para aktor teater, sutradara, penikmat pertunjukan, tapi para politikus, para pejabat harus menonton pementasan ini. Selamat menjadi manusia Sunda!
Sumber : http://www.suakaonline.com/2012/03/26/resensi-naskah-satru-manusia-sunda/
Rabu, 22 Februari 2012
Search
Blogger templates
Blogger templates
Blogroll
Popular Posts
-
Oleh: Ryan Nurul Fajar Ryan Nurul Fajar, Ketum Teater Awal Bandung periode 2015-2016 "Hasil tidak akan jauh berbeda dari pros...
-
Memilih berkiprah di ranah teater harus benar-benar timbul dari hati yang jujur, ikhlas untuk terus berproses. Untuk terus dan terus...
-
Oleh Maicel Andrea* UIN Sunan Gunung Djati Bandung atau biasa di kenal sebagai UIN Bandung, saat ini sedang mengalami perbaikan pembangu...
-
Namanya At. Dia teman sekelasku. Bersama tiga orang temannya yang hanya itu-itu saja, dia selalu mengisi bangku barisan belakang. Orang...
-
Dalam naskah kecilku ku torehkan sehelai angan ku gariskan sebagai titik tujuan meski terslimuti dengan keterbatasan kaki akan ...
-
Seorang nyonya terlibat perdebatan yang sengit dengan suaminya. Hal ini dikarenakan Toni kesayangannya tengah terbaring sakit dan tid...
-
Catetan DHIPA GALUH PURBA Ieu mah saukur pamadegan kuring salaku aprésiator biasa, taya patula-patalina jeung juri atawa panitia Fé...
-
Air menjadi… Tanah menjadi… Angin menjadi… Alam….???? Dua spot lampu atas pada sisi kanan kiri panggung bersinar redup, sp...
-
Ekspresi Jiwa Merupakan Luapan setiap Insan Seni Teater. Hal itu tidak terlepas dari keberadaan Teater Kampus atau Teater N...
-
Salam Jiwa! Mohon maaf, beberapa hari terakhir ini kami sedang memperbaiki portal informasi kami. Kami sedang berupaya untuk membu...




