Teater Awal Bandung – Semangat berkarya, tak lekang oleh fasilitas

Oleh Maicel Andrea*

UIN Sunan Gunung Djati Bandung atau biasa di kenal sebagai UIN Bandung, saat ini sedang mengalami perbaikan pembangunan. Proses yang memakan waktu tersebut mengakibatkan banyaknya bangunan yang diruntuhkan dengan alasan akan dibangun yang lebih baru dan lebih megah. Tapi, semua hal didunia ini tak luput dari proses dan dalam proses menuju kesana tentu juga tidak luput dari pengorbanan. Salah satu bentuk pengorbanan adalah kurangnya bangunan yang seharusnya menjadi tempat beberapa kegiatan mehasiswa. Sehingga itu bisa menghambat kinerja mahasiswa.

Sedang latihan di lahan bekas lapangan sepak bola.
Tapi, tidak begitu halnya dengan teater awal bandung. UKM Teater  kampus Universitas Islam Negeri Bandung ini tidak menjadikan itu sebagai alasan untuk menghambat karya. Sebenarnya masih ada tersisa Auditorium UIN yang bisa dipakai untuk tempat latihan. Tapi sebagai auitorium, tentu itu tidak selamanya kosong. Apalagi ada banyak mahasiswa yang berstatus kuliah di kampus itu. Pastinya ada saja acara yang diadakan setiap minggu. Nah saat audoitorium itu dipakai, maka para seniman teater inipun mencari tempat lain. Yaitu di depan gedung fakultas syariah, dakwah dan tarbiyah yang membentuk lapangan persegi. Dilapangan yang tak beratap dan berdinding tiga gedung itulah tempat pelampiasan mereka. Bahkan, tidak jarang juga kedua tempat ini dipakai, sehingga latihanpun bergeser ke sebuah lahan yang kosong yang dulunya lapangan sepak bola tapi sedang dalam pembangunan (pembangunan yang macet). tanah yang tidak rata, rumput tajam dimana-mana. Sedikit rasa kesal pasti terselip di hati para aktor dan aktris teater tersebut, tapi mau bagaimana lagi. Kalau terlalu sering mengeluh takkan ada hasil apalagi bagi para pecinta seni yang haus karya. Bagi mereka, sebagai makhluk kreatif, kita tidak boleh manja dengan fasilitas. Kita harus bisa menjadikan apasaja sebagai fasilitas.

Sedang latihan di halaman fakultas syariah dan dakwah



*Anggota XXIV, Mahasiswa Jurusan Jurnalistik Semester II






Sekelumit Permasalahan Teater Kampus

       Ekspresi Jiwa Merupakan Luapan setiap Insan Seni Teater. Hal itu tidak terlepas dari keberadaan Teater Kampus atau Teater Non-kampus (indipenden). Lalu kemanakah kini keberadaan teater kampus yang pernah membuming beberapa tahun kebelakang di Bandung . Hal tersebut dibedah paska pementasan “Kisah Cinta dll” di galeri Teater Awal UIN SGD Bandung, disamping evaluasi dari pementasan. Hadir juga disana kang Yosep dari “Teater Laskar Panggung” dan beberapa orang dari “Teater Tema” serta berbagai insan yang memang peduli terhadap perkembangan teater di tanah air.

          Permasalahanya memang sangat komplek. Mulai dari sulitnya mencari sponsor untuk sebuah garapan sampai masih adanya anggapan kurang keprofesionalan teater kampus itu sendiri. Padahal lepas dari itu semua, seharunya tidak ada dikotomi dan pengkotakan tentang keberadaan teater kampus atau non-kampus. Karena pada dasarnya semua komunitas teater sama yakni untuk berproses. Hanya saja permasalahnya mungkin terletak pada pandangan teater kampus masih selalu dibenturkan dengan kegiatan kuliah dan jadwal latihan. Berbeda dengan komunitas teater non-kampus (independen) yang dinilai lebih terfokus untuk waktu sebuah garapan.

         Keberadaan teater kampus bagaikan tidak tersorot perhatian. Kemunculannya kadang dikucilkan, hal itu pula yang sulit untuk dihilangkan dari pandangan sebagian masyarakat kita. Maka kadang tidak heran jika hal ini membuat sulit komunitas tearter kampus di Indonesia untuk muncul. Kondisi seperti ini disadari oleh Teater Awal, namun tidak menjadikan mereka patah arah. Proses adalah bagian yang tetap harus dijalani meskipun hal itu sangat sulit untuk dilakukan. Kini pamor teater kampus diambang kepunahan, begitu kiranya yang di ungkapkan Yosep Laskar Panggung.

        Menyikapi hal tersebut, maka perlu adanya suatu pemulihan terhadap kondisi seperti ini. Jangan sampai teater kampus dianggap jago kandang, yang hanya bisa main di rumahnya sendiri. Bahkan jangan sampai pamornya menjadi mundur. Jika Teater Awal seperti diatas tadi saja mampu untuk terus berproses di tengah kuatnya himpitan dunia globalisasi, mengapa bagi komunitas teater lain tidak menjadi sebuah motifasi untuk tetap eksis dan berproses.

Persaingan Panggung Teater

        Mungkin disadari atau tidak, persaingan di dunia teater itupun terjadi. Dunia panggung kadang dijadikan eksploitasi untuk sekedar mencari keuntungan belaka bagi sebagian pihak tertentu. Misalnya bagi sponsor yang bersedia untuk memblow-up seluruh kebutuhan produksi pementasan. Namun hal ini tentunya harus menjadi sebuah timbal balik bagi pihak tersebut. Otomatis bagi komunitas teater seperti ini tidak akan mengalami kesulitan biaya produksi dan pementasan pun bisa berjalan dengan lancar. Namun bagai mana dengan nasib komunitas teater kampus yang tidak bisa mendapatkan sponsor untuk pementasannya.

         Kesulitan seperti mendapatkan sponsor untuk sebuah pementasan bagi teater kampus merupakan salah satu yang menjadi sebab sulitnya untuk muncul kepermukaan. Hal ini tentunya akan mematikan semangat berproses secara perlahan-lahan. Bagi sebagian komunitas hal ini tentunya akan diminimalisir dengan merogok dari saku pribadi. Namun perlahan-lahan solusi seperti inipun akan mengalami kemandetan.

           Tetapi kesulitan untuk memperoleh penyelesaian biaya produksi sebuah pementasan jangan dijadikan sebagai alasan untuk matinya sebuah kreatifitas. Meskipun mengalami kemandetan diwilayah ini tetapi kreatifitas harus tetap berjalan. Jika kemunduran sebuah pementasan karena tidak mendapatkan solusi untuk sebuah produksi pementasan, maka hal inipun sangat naïf juga. Sebagai jawaban, pementasan Tetaer Awal pun masih selalu merogok koceknya sendiri untuk sebuah pementas, bahkan untuk pementasan keliling.

Kumpulan Naskah Drama

  1. Kumpulan Naskah Drama Legenda
  2. Kumpulan Naskah Drama Pelajar/Remaja
  3. Kumpulan Naskah Drama Anak-anak
  4. Kumpulan Naskah Drama Teater
  5. Kumpulan Naskah Monolog
  6. Kumpulan Naskah Drama Bahasa Inggris
  7. Kumpulan Naskah Drama Komedi
  8. Naskah Drama Cinta
  9. Naskah Drama Persahabatan
  10. Naskah Drama Bahasa Sunda

Naskah Drama Bahasa Sunda

Naskah Drama Bahasa Sunda Cari Disini

Untuk Mencari Naskah Drama Bahasa Sunda Klik Disini

Naskah Drama Persahabatan ( Perpecahan 3 Sahabat )

Para Pemain Naskah Drama persahabatan : Perpecahan 3 Sahabat

Aulia
Gadis berumur 14 tahun, berjibab, kecil, baik hati, sabar, jujur dan suka menolong.
Andin
Gadis berumur 14 tahun, berjilbab, baik hati, tidak Pilih-pilih, mudah percaya, dan suka merendahkan.
Audy
Gadis berumur 14 tahun, berjibab, baik hati, tidah pilih-pilih, dan mudah percaya kepada orang lain.
Aldi
Laki-laki berumur 14 tahun, gemuk, rambut keriting, suka Memfitnah, iri hati, suka merendahkan orang lain.

Naskah Drama Komedi

NASKAH DRAMA KOMEDI LUCU

1. Orang Kasar Karya Anton Chekov
2. Pagi Bening Karya Serafin dan Joaquin Alvarez Quintero Terjemahan Sapardi Joko Damono
3. Piramus dan Tisbi Karya W. Shakespeare Diterjemahkan oleh Suyatna Anirun
4. Pinangan Karya Anton Chekov
5. Wek - Wek Karya Teater Anonimus
6. Jeng Menul

Naskah Drama Cinta

NASKAH DRAMA CINTA TERPOPULER

Sumber On: http://www.lokerseni.web.id

Naskah Drama Bahasa Inggris

NASKAH DRAMA LEGENDA
NASKAH DRAMA SASTRAWAN DUNIA
Sumber : http://www.lokerseni.web.id

Naskah Drama Anak Anak (Serigala Sakit Gigi )

Serigala Sakit Gigi Sinopsis

Pada suatu saat, Serigala yang terkenal jahat itu menderita sakit gigi. Telah banyak obat yang ia makan namun tak dapat menyembuhkannya. Hingga suatu hari ia bermimpi ditemui oleh seorang nenek sihir yang memberitaukan bahwa jika makan daging tupai maka ia akan sembuh. Dan diculiklah sang Tupai.
Namun Kancil dan teman-temannya tak membiarkan Serigala itu memakan sahabat mereka. Sekuat tenaga, mereka mencari jalan untuk menolong Sang Tupai tersebut. Dan mulailah petualangan yang seru ini.

Download Naskah Ini Klik Disini

Sumber on: http://www.lokerseni.web.id

Naskah Drama Monolog

Naskah Monolog Alfabet : A
Naskah Monolog Alfabet : B
Naskah Monolog Alfabet : D
Naskah Monolog Alfabet : E
Naskah Monolog Alfabet : G
Naskah Monolog Alfabet : H
Naskah Monolog Alfabet : I
Naskah Monolog Alfabet : K
Naskah Monolog Alfabet : L
Naskah Monolog Alfabet : M
Naskah Monolog Alfabet : N
Alfabet : P
Naskah Monolog Alfabet : S
Naskah Monolog Alfabet : T
Naskah Monolog Alfabet : W

Naskah Drama Legenda

  1. Naskah Drama Legenda Batu Menangis atau Karma
  2. Naskah Drama Legenda Kyai Burumbung
  3. Naskah Drama Legenda Sangkuriang
  4. Naskah Drama Legenda Malin Kundang
  5. Naskah Drama Legenda Bawang Merah dan Bawang Putih
  6. Naskah Drama Legenda Timun Mas

Naskah Drama Teater Populer

Naskah Drama Teater No Alfabet
Naskah Drama Teater Alfabet : A
Naskah Drama Teater Alfabet : B
Naskah Drama Teater Alfabet : C
Naskah Drama Teater Alfabet : D
Naskah Drama Teater Alfabet : E
Naskah Drama Teater Alfabet : F
Naskah Drama Teater Alfabet : G
Naskah Drama Teater Alfabet : H
Naskah Drama Teater Alfabet : I
Naskah Drama Teater Alfabet : J
Naskah Drama Teater Alfabet : K
Naskah Drama Teater Alfabet : L
Naskah Drama Teater Alfabet : M
Naskah Drama Teater Alfabet : N
Naskah Drama Teater Alfabet : O
Naskah Drama Teater Alfabet : P
Naskah Drama Teater Alfabet : Q
Naskah Drama Teater Alfabet : R
Naskah Drama Teater Alfabet : S
Naskah Drama Teater Alfabet : T
Naskah Drama Teater Alfabet : U
Naskah Drama Teater Alfabet : W
Naskah Drama Teater Alfabet : Z

Kumpulan Naskah Drama Pelajar

Alfabet A:
Albabef B :
Alfabet C :
Alfabet F :
Alfabet H :
Alfabet I :
Alfabet J :
Alfabet K :
Alfabet L :
Alfabet M :
Alfabet N :
Alfabet P :
Alfabet R :
Alfabet S :
Alfabet T :
Alfabet W :

Sumber: http://www.lokerseni.web.id/